7 Langkah Konkret Cara Menggunakan Software SAP 2000

cara menggunakan software sap

Pada kesempatan kali ini artikel ini akan membahas mengenai cara menggunakan software SAP karena tampaknya informasi ini amat sanat dibutuhkan terutama bagi anda yang baru hendak mengenal SAP. Karena keterbatasan ruang yang ada maka penyampaian tentang cara menggunakan software tersebut tentu tidak bisa sedetail seperti ketika anda mengikuti kursus SAP, namun paling tidak poin utama tiap langkahnya dapat anda pelajari dari sini. Itulah sebabnya anda dituntut untuk menyimak pembahasan di dalam artikel ini guna mendapatkan pemahaman yang optimal terkait penggunaan software SAP.

Langkah Mudah Cara Menggunakan Software SAP

cara menggunakan software sap

1. Penentuan Model Struktur

Untuk dapat menentukan model struktur ini SAP telah menyediakan beberapa macam model yang dapat anda pilih. Selain memilih yang ada anda juga dapat membuatnya sendiri dengan terlebih dahulu membuat suatu grid bantu. Untuk memilih model struktur sendiri anda dapat mengakses menu file new lalu pilih pilihan model yang ada. Sedangkan untuk membuat sendiri model strukturnya maka anda pilih grid only atau bisa juga blank lalu klik ok maka anda tinggal edit gridnya. Cara edit yaitu melalui menu “define” kemudian “coordinate system/grid” lalu muncul sebuah kotak dialog dimana anda harus pilih “modify/show system” maka akan muncul kotak dialog lainnya yang tinggal anda sesuaikan dengan model struktur yang anda inginkan.

2. Penentuan material dan nilai material

Langkah ini cukup mudah karena tinggal anda akses menu “define” lalu pilih “material” kemudian anda atur sesuai kebutuhan.

3. Penentuan profil

Langkah ini pun cukup singkat yakni anda tinggal pilih menu “define” kemudian “frame sections” dan atur sesuai dengan kebutuhan anda.

4. Memasukkan profil pada element

software sap

Untuk memasukkan profil pada element maka anda harus klik elemen hingga muncul garis putus-putus. Lalu anda akses menu “asign” kemudian lanjutkan dengan sub menu “frame” lalu pilih “section”. Barulah anda bisa pilih nama profil yang akan dimasukkan ke dalam element.

5. Penentuan beban yang ada

Untuk hal ini anda harus akses menu “define” seperti biasanya lalu pilih “load case” barulah anda bisa masukkan beban-beban yang ada, cukup tekan add untuk menambahkan, sedangkan cara mengganti tipe beban maka anda bisa tekan modify

6. Memasukkan beban ke element

Untuk melakukan hal ini maka anda harus akses menu “asign” lalu pilih “joint load” kemudian pilih lagi “force”.  Beban yang ada pada batang berupa bentuk-bentuk seperti titik, segitiga, trapesium dan lain-lain. Cara membuatnya yaitu dengan mengakses menu “asign” lalu pilih “frame/cable/tendon loads-point jika anda ingin beban titik. Sedangkan jika anda ingin beban trapesium maupun segitiga maka akses menu “asign” lalu pilih “frame/cable/tendon loads-distribute.

7. Analysis

Untuk melakukan hal ini maka anda cukup akses manu “analysis” kemudian pilih “set analysis option”. Anda bisa pilih space frame jika model struktur anda 3 dimensi sedangkan jika model struktur anda 2 dimensi maka pilih saja plane frame. Terakhir tekan saja tombol F5 pada keyboard anda.

Cara Menggunakan Software SAP Berbagai Versi

program sap

Secara umum cara menggunakan software SAP dalam versi berapa pun sama saja, karena pembaruan yang dilakukan hanya pada pemutakhiran software saja. Oleh sebab itu langkah-langkah di atas dapat anda gunakan pada jenis software SAP versi mana pun yang anda miliki. Letak menu mungkin akan sedikit berbeda namun penamaan yang ada tidak banyak berubah sama sekali.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *